Saat ini, or NEVER !

Aku tidak bisa memberi apa-apa. sahabatku, hanyalah bunyi genderang perang kabar dariku. Kini, aku berada di persimpangan jalan. Apakah aku harus memilih jalan diatas kebenaran atau kedamaian. Aku memilih kebenaran, walaupun penuh dengan darah dan nanah.. apalah arti kedamaian kalau hanya menjadi budak. Tidak sahabatku, kita tak boleh menjadi budak.

Budak  dari mereka yang rakus kekuasaan,  Mereka sengaja memberi mimpi tentang kedamaian dan keadilan. Sementara kebenaran telah dirobek2 keadilan hanya tinggal fatamorgana.

Sahabatku.. jiwa dan raga anak bangsa telah tercabik, terbuang dalam lautan debu.  Kini tibalah Anak bangsa Kembali turun kejalan… tabulah gendrang perang kita sambut masa depan.

Sahabat, apabila aku harus mati nanti, dengarlah ucapku ini, keberanaran tidak akan pernah terwujud jika tak kita rebut! jangan mau dijajah, jangan mau ditindas, jiwa dan pikiran kita. hari terus berganti, haruskah kita tertindas lagi,  sang penindas harus pergi.. Tuk hari esok yg lebih baik..  Pasti menang, harus menang..

salam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: