mengurai air mata

Om Gibran pernah menulis tentang hakikat kesenangan dan kesedihan. Menurutnya, kesenangan adalah kesedihan yang terbuka kedoknya. Dan, tawa serta air mata datang dari sumber air yang sama.

Lebih dari itu, semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa, maka semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan.

Tanpa kesedihan, jiwa yang manapun tidak akan memiliki daya tampung yang besar terhadap kebahagiaan. Jadi kesedihan dan kebahagiaan adalah dua saudara kembar yang melakukan kegiatannya secara bergantian.”

Tapi, Apakah keserakahan dan kekhusukan doa manusia bisa membuat suka dan duka ini berpisah?”. “Tak ada satupun kekuasaan manusia yang bisa memisahkan kedua anak kembar bernama suka-duka, tawa-airmata. Ia seperti dua sayap dari seekor burung. Jika kita membuang salah satu sayap, maka itu adalah awal dari celakanya ”burung” kehidupan itu sendiri.”

Ketika kita bercengkerama dengan kebahagiaan di ruang tamu, kesedihan sedang menunggu di pembaringan. Persoalannya kemudian, punyakah kita cukup keberanian dan kesabaran untuk berpelukan mesra dengan kesedihan? Nah, inilah sebuah kualitas pribadi yang dimiliki oleh teramat sedikit orang. Untuk menerima kebahagiaan, kita tidak memerlukan terlalu banyak kedewasaan.

Untuk berpelukan mesra dengan kesedihan, diperlukan kearifan dan kedewasaan yang mengagumkan. Untuk saat ini memang sangat sulit menemukan orang yang sudah sampai pada kualitas kearifan dan kedewasaan terakhir.

“Ketika kita bercengkerama dengan kebahagiaan di ruang tamu, kesedihan sedang menunggu di pembaringan.”

6 Komentar »

  1. […] https://ichsaneljufri.wordpress.com/2009/12/08/mengurai-air-mata/#more-23 Posted in: renungan ← Mimpi-mimpi Besar Be the first to start a conversation […]

  2. Gu Agung said

    gibran mmang jago bikin syair

  3. puang said

    mantappppppppzzzzzzzzzzz

  4. wahyu am said

    wih, Om Gibran memang mantep gan😆

    Blog Jelek sumpah, jangan diklik!

  5. Red said

    nice post. salam kenal🙂

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: