Keping Kata dari Rachel Corri

Seorang bocah bernama Ali tewas sehari sebelum saya tiba.
Dia hanya ingin melihat tank -hanya melihat – dan mereka meledakkan kepalanya.
Saya tidak percaya tempat seperti ini benar-benar ada.
Namun, yang lebih mencengangkan, ternyata ada anak-anak ini.
Lupakan ketakutan. Itulah yang mereka
katakan kepada saya. Lupakan ketakutan. Saya malu karena saya mengkhawatirkan diri
sendiri dan gemetar ngeri di dalam rumah di satu kawasan paling padat di bumi. Tempat dimana anak-anak mati sebagai
martir.”**

-Rachel Corri-

Blogged with the Flock Browser

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: